Kisah Telur Paskah Terbaik

8

Di sebuah negara bagian Ukraina, hiduplah seorang petani bernama Yosef. Dia petani yang miskin, namun selalu bersyukur atas semua miliknya.

Pada malam saat persiapan paskah, Yosef berkata pada isteri, dan anaknya, “Besok hari Jumat Agung, hari meninggalnya Yesus. Ayah akan membawa persembahan yang terbaik ke gereja”.

“Kita ini orang miskin Yah, bagaimana caranya membawa persembahan yang terbaik?” tanya istrinya.

Yosef lantas menjawab, “Bu, kita memang miskin, tapi kita punya ayam yang memberi telur paling segar, lebah yang memberi lilin dan madu terbaik, serta kebun sayuran dengan sayur yang enak kan?” Yosef berkata lagi pada Kristye, anaknya, “Anakku, sebelum makan malam, kamu harus mencari telur terbesar dan tersegar. Letakkan di atas meja, dan ayah akan membuat sesuatu yang indah dari telur-telur itu.”

Sesudah makan malam, Kristye meletakkan telur terbaiknya di atas piring, sesuai perintah ayahnya. Lalu mulailah Yosef berkarya. Dibuatnya garisgaris pada permukaan telur itu dengan pena yang sudah dicelupkannya pada lilin lebah. Dia menggambar ayam, cemara, dan bintang. Kemudian, Yosef mencelupkan telur itu pada carian berwarna kuning dari bunga marigold. Ia tambahkan warna oranye yang berasal dari wortel. Kini, telur sudah semakin cantik karena semakin banyak warnanya. Karena belum puas, Yosef meminta isterinya untuk merebus blackberries, dengan hati-hati Yosef mencelupkan telur-telur itu pada air rebusan blackberries. Ketika telur tersebut diangkat dari air, ternyata semuanya menjadi gelap. Hilang sudah semua gambar dan warna-warni lainnya. Yosef panik! Ia terdiam sesaat.

Lalu berkata sedih pada istri dan anaknya, “Yang kuinginkan adalah persembahan sempurna untuk Tuhan, tapi ayah melakukan kesalahan. Telurtelur ini menjadi tidak indah. Maafkan ayah, nak, sepertinya hanya telur hitam ini yang bisa aku persembahkan untuk hari Jumat Agung besok.”

Akhirnya, mereka pergi ke gereja dengan membawa telur gelap dibungkus kain sulaman. Yosef mengambil saat paling akhir untuk meletakkan persembahannya di altar. Dua hari kemudian, hari Paskah tiba, semua orang datang ke gereja untuk merayakan Paskah. Inilah saatnya Imam memberkati persembahan semua orang.

Ketika persembahan dari Yosef dibuka, semua orang dalam gereja terpana. Telur persembahan Yosef terlihat indah sekali. Gambar-gambar yang dilukispun tampak tajam, warna-warni menjadi berkilau keemasan. Orang-orang di dalam gereja menyebut hal itu sebagai mukjizat. Itulah awal mula telur paskah. Tanda sebuah keajaiban dari Tuhan. Selamat paskah!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *